Alat penelusuran media sosial
Kotak pencarian Facebook tidak punya rentang tanggal. Instagram tidak bisa mencari kata di dalam caption. TikTok cuma menawarkan “90 hari terakhir”. Tujuh alat di bawah ini menambal lubang-lubang itu satu per satu.
Semuanya dirakit di browsermu sendiri. Tidak ada server yang menyimpan apa yang kamu cari, tidak ada scraping, dan tidak ada yang dikirim ke mana pun.
Per platform
- X Rentang waktu yang benar-benar mengikuti zona waktumu, filter foto dan video terpisah, pembagian pencarian supaya lebih banyak hasil terlihat, dan pantauan yang hanya membuka cuitan baru sejak terakhir kamu periksa.
- Facebook Rentang tanggal yang tidak disediakan kotak pencarian Facebook, halaman hasil foto dan video yang terpisah, dan penyaring kata yang Facebook sendiri tidak punya.
- Instagram Instagram tidak bisa mencari kata di dalam caption dan tidak punya filter tanggal sama sekali. Yang tersisa hanya tiga pintu: tagar, akun, dan lokasi. Ketiganya dirakitkan di sini, termasuk pencarian tempat lewat peta.
- TikTok Nomor di alamat video memuat waktu unggahnya. Panen ratusan tautan dari hasil pencarian sekaligus, baca semua tanggalnya tanpa membuka satu pun, lalu saring dengan rentang yang tepat.
Lintas platform
- Nama akun Satu nama diperiksa di lima belas platform sekaligus. Orang mendaur ulang nama, dan akun lama yang terlupakan sering jadi jejak yang paling jujur.
- Mesin cari Menyerang dari luar lewat Google, Bing, dan Yandex. Pencarian Facebook menyaring hasil menurut jaringan pertemananmu; Google tidak. Sekaligus jalan tercepat menemukan dokumen yang diunggah lembaga tapi tidak pernah diumumkan.
- Arsip Menyimpan temuan ke Wayback Machine dan archive.today sebelum sempat dihapus. Unggahan bisa hilang beberapa jam setelah pemiliknya sadar sedang diliput.
Sebelum memakainya
Alat ini tidak mengambil apa pun dari platform mana pun. Yang dikerjakannya cuma menyusun alamat pencarian yang benar, lalu browsermu sendiri yang membukanya dengan sesi loginmu sendiri. Karena itu ia tidak bisa dipakai membuka apa yang memang tidak boleh kamu buka.
Hasil pencarian bergantung pada akun yang kamu pakai. Facebook dan Instagram menyaring menurut jaringan pertemanan. Dua penelusur bisa mendapat hasil berbeda untuk pencarian yang sama persis.
Nihil hasil bukan bukti ketiadaan. Ini yang paling sering membuat kesimpulan meleset. Tidak ditemukan bisa berarti tidak ada, bisa juga berarti sudah dihapus, dibatasi menurut wilayah, disembunyikan dari akunmu, atau memakai kata yang tidak kamu duga.
Untuk temuan yang akan diterbitkan, ada jalur resmi. Meta Content Library mencakup Facebook dan Instagram, gratis untuk peneliti, dan hasilnya bisa dikutip. Alat ini untuk penemuan cepat; verifikasi akhir sebaiknya lewat jalur yang bisa dipertanggungjawabkan.